Wednesday, June 18, 2003

Hitam

Oh jiwaku
Dimanakah aku kini
Kau bawa aku melintasi tempat yang tinggi
Oh tubuhku ..
Mengapakah engkau kini masih membisu
Tak kunjung bicara padaku

Oh ..
Ceritakanlah padaku apa yang mengeruhkan hati dan jiwaku
Tolonglah ..
Kau tuntunkan aku lagi
Agar ragaku menyatu bersama isi jiwaku

Penuntun jiwaku ..
Luruskanlah hatiku
Seandainya aku tahu aoa yang akan terjadi nanti

Aku masih terus melayang bersandingkan langit hitam
Masih melayang
Terus melayang

Oh ..
Ceritakanlah padaku .. apa yang mengeruhkan hidup dan jiwaku
Tolonglah ..
Kau tuntunkan aku lagi
Agar ragaku menyatu bersama isi jiwaku

Tak perlu kutangisi
Kupasrahkan sekuat hati
Saat jiwa terlepas
Saat jiwa terlepas

Ketakjuban

Ku tahu kau memiliki segalanya
Yang mampu menaklukan hatiku
Sebenarnya ku tak pernah mengenalmu
Apa mungkin kau sungguh hadir untuk

Membebaskan aku
Selamatkan aku

Ketakjuban hatiku mengikuti langkahmu
Meruntuhkan seluruh akalku
Dipenghujung jalanku ku rapatkan hatiku
Meleburkan segenap kekuatanku

Bicaralah dengan apa adanya
Bukan hanya tuk memikat hatiku
Sementara ku tak berdaya denganmu
Tak urung ku memperhambakan diriku

Membebaskan aku
Selamatkan aku

Wednesday, May 29, 2002

Work of Heaven - OST World Cup 2002

One moment lost and passing me by
Fleding me from my own destiny
Taking away my pride cracking me into pieces… making me like a fool
So now I stand here with this conviction… reaching our for perfection
I put my life at stake for any reason… and it’s time for turning back

Even getting my soul
Even getting my self
Stranded in this (so) lonely world
Although I’ve been hurt and things have fallen… shattering before my eyes
I know I have something inside of me … and that’(s what) make me strong

From this moment on I’ll live
From this moment on I’ll stand
From this moment on I’ll be the best I can be



Padi membuat bangga Indonesia dengan mengisi lagu Piala Dunia 2002. Lagu dengan judul Work of Heaven karya Padi dirilis Sony Music Entertainment Japan dalam format album Fever Pitch: The Official 2002 FIFA World Cup.

Lagu ini bersanding dengan singel utama Piala Dunia 2002, Jepang-Korea Selatan, Boom karya penyanyi Pop dan R&B asal Chicago, Illinois, Amerika Serikat, Anastacia.
 
Hebatnya, konsumsi Work of Heaven tidak hanya diperuntukkan untuk pasar Indonesia saja. Namun Sony juga mengedarkan singel tersebut ke pasar Internasional.
 
Dalam album tersebut juga terdapat lagu dari artis Internasional seperti "Let"s Get Loud" yang dibawakan Jennifer Lopez, dan "Party" karya Nelly Furtado.


Sumber :
https://www.jpnn.com/news/sulit-ulangi-capaian-padi-di-piala-dunia
https://en.wikipedia.org/wiki/The_Official_Album_of_the_2002_FIFA_World_Cup
https://lirik-az.blogspot.com/2018/06/daftar-lagu-soundtrack-piala-dunia-2002.html

Friday, March 30, 2001

Kasih Tak Sampai


Indah .. terasa indah
Bila kita terbuai dalam alunan cinta
Sedapat mungkin terciptakan rasa
Keinginan saling memiliki

Namun bila itu semua
Dapat terwujud dalam satu ikatan cinta
Tak semudah seperti yang terbayang
Menyatukan perasaan kita ...

Tetaplah menjadi bintang di langit
Agar cinta kita akan abadi
Biarlah sinarmu tetap menyinari alam ini
Agar menjadi saksi cinta kita
berdua ... berdua ...

Sudah .. terlambat sudah
Kini semua harus berakhir
Mungkin inilah jalan yang terbaik
Dan kita mesti relakan kenyataan .. ini
Menjadi saksi kita berdua ...

Lingkaran

Saat kuterjebak dalam lingkaran
Bayangan gelap meruang tak bertepi tak berujung batas
Membuat aku tak kuasa ingin menentang

Jauh kini kusadari hidupku sungguh
Bersama engkau sangat berarti
Terasah godaan hidup .. namun kau masih disisiku

Temani segala resah hatiku
Sekiranya aku bisa mimpi indah .. aku tak akan tersesat jauh
Sekiranya aku mungkin terlepas meski beranjak pergi
Meninggalkan engkau sendiri.

Sepatutnya aku telah terjatuh .. kini aku jauh lebih mengerti
Tak pernah aku merasa betapa naifnya aku
Apa yang harus kutinggalkan .. aku lupakan ..

Angkuh

Segalanya kan bisa menjadi baik
Jika kita tak saling menyakiti
Apapun yang sudah terjadi
Bilakah kita harus merelakannya

Memaafkan itu tak seberat memindah samudra
Tak ada yang paling sempurna
Kuserahkan padamu kepadamu

Aku bisa menjadi kekasihmu
Aku bisa menjadi teman
Aku bisa jadi musuhmu
Aku bisa jadi sahabatmu

Menerjemahkan isi hati
Mungkin lebih dengan berbicara
Bukankah jalannya hidup menjadi mudah
Bila kita saling bisa melengkapi

Memaafkan itu tak seberat memindah samudera
Tak ada yang paling sempurna
Kuserahkan padamu kepadamu

Aku bisa menjadi kekasihmu
Aku bisa menjadi teman
Aku bisa jadi musuhmu
Aku bisa jadi sahabatmu

Seandainya Bisa Memilih

Dari jauh lubuk hatiku
Jiwaku resah mencari tahu
Apa yang sedang kurasakan kini
Terguncang aku mengingat engkau

Seandainya aku masih bisa memilih
Akan kupilih engkau sebagai kekasih sejatiku
Betapa semua harapan hanya untukmu
Akan kupahat namamu dalam pusara hatiku

Kaulah rahasia terbesar hidupku
Yang takkan mungkin aku ungkapkan
Kusimpan erat perasaanku
Meski ajal menanti