Wednesday, May 29, 2002

Work of Heaven - OST World Cup 2002

One moment lost and passing me by
Fleding me from my own destiny
Taking away my pride cracking me into pieces… making me like a fool
So now I stand here with this conviction… reaching our for perfection
I put my life at stake for any reason… and it’s time for turning back

Even getting my soul
Even getting my self
Stranded in this (so) lonely world
Although I’ve been hurt and things have fallen… shattering before my eyes
I know I have something inside of me … and that’(s what) make me strong

From this moment on I’ll live
From this moment on I’ll stand
From this moment on I’ll be the best I can be



Padi membuat bangga Indonesia dengan mengisi lagu Piala Dunia 2002. Lagu dengan judul Work of Heaven karya Padi dirilis Sony Music Entertainment Japan dalam format album Fever Pitch: The Official 2002 FIFA World Cup.

Lagu ini bersanding dengan singel utama Piala Dunia 2002, Jepang-Korea Selatan, Boom karya penyanyi Pop dan R&B asal Chicago, Illinois, Amerika Serikat, Anastacia.
 
Hebatnya, konsumsi Work of Heaven tidak hanya diperuntukkan untuk pasar Indonesia saja. Namun Sony juga mengedarkan singel tersebut ke pasar Internasional.
 
Dalam album tersebut juga terdapat lagu dari artis Internasional seperti "Let"s Get Loud" yang dibawakan Jennifer Lopez, dan "Party" karya Nelly Furtado.


Sumber :
https://www.jpnn.com/news/sulit-ulangi-capaian-padi-di-piala-dunia
https://en.wikipedia.org/wiki/The_Official_Album_of_the_2002_FIFA_World_Cup
https://lirik-az.blogspot.com/2018/06/daftar-lagu-soundtrack-piala-dunia-2002.html

Friday, March 30, 2001

Kasih Tak Sampai


Indah .. terasa indah
Bila kita terbuai dalam alunan cinta
Sedapat mungkin terciptakan rasa
Keinginan saling memiliki

Namun bila itu semua
Dapat terwujud dalam satu ikatan cinta
Tak semudah seperti yang terbayang
Menyatukan perasaan kita ...

Tetaplah menjadi bintang di langit
Agar cinta kita akan abadi
Biarlah sinarmu tetap menyinari alam ini
Agar menjadi saksi cinta kita
berdua ... berdua ...

Sudah .. terlambat sudah
Kini semua harus berakhir
Mungkin inilah jalan yang terbaik
Dan kita mesti relakan kenyataan .. ini
Menjadi saksi kita berdua ...

Lingkaran

Saat kuterjebak dalam lingkaran
Bayangan gelap meruang tak bertepi tak berujung batas
Membuat aku tak kuasa ingin menentang

Jauh kini kusadari hidupku sungguh
Bersama engkau sangat berarti
Terasah godaan hidup .. namun kau masih disisiku

Temani segala resah hatiku
Sekiranya aku bisa mimpi indah .. aku tak akan tersesat jauh
Sekiranya aku mungkin terlepas meski beranjak pergi
Meninggalkan engkau sendiri.

Sepatutnya aku telah terjatuh .. kini aku jauh lebih mengerti
Tak pernah aku merasa betapa naifnya aku
Apa yang harus kutinggalkan .. aku lupakan ..

Angkuh

Segalanya kan bisa menjadi baik
Jika kita tak saling menyakiti
Apapun yang sudah terjadi
Bilakah kita harus merelakannya

Memaafkan itu tak seberat memindah samudra
Tak ada yang paling sempurna
Kuserahkan padamu kepadamu

Aku bisa menjadi kekasihmu
Aku bisa menjadi teman
Aku bisa jadi musuhmu
Aku bisa jadi sahabatmu

Menerjemahkan isi hati
Mungkin lebih dengan berbicara
Bukankah jalannya hidup menjadi mudah
Bila kita saling bisa melengkapi

Memaafkan itu tak seberat memindah samudera
Tak ada yang paling sempurna
Kuserahkan padamu kepadamu

Aku bisa menjadi kekasihmu
Aku bisa menjadi teman
Aku bisa jadi musuhmu
Aku bisa jadi sahabatmu

Seandainya Bisa Memilih

Dari jauh lubuk hatiku
Jiwaku resah mencari tahu
Apa yang sedang kurasakan kini
Terguncang aku mengingat engkau

Seandainya aku masih bisa memilih
Akan kupilih engkau sebagai kekasih sejatiku
Betapa semua harapan hanya untukmu
Akan kupahat namamu dalam pusara hatiku

Kaulah rahasia terbesar hidupku
Yang takkan mungkin aku ungkapkan
Kusimpan erat perasaanku
Meski ajal menanti

Perjalanan Ini

Kulayangkan pandangku .. Melalui kaca jendela
Dari tempatku bersandar Seiring lantun kereta
Membawaku melintasi tempat-tempat yang indah
Membuat isi hidupku penuh riuh dan berwarna

Kualunkan rinduku .. selepas aku kembali pulang
Tak akan kulepaskan dekapku .. karena
Kutahu pasti aku merindukanmu
Seumur hidupku selama-lamanya

Perjalanan inipun kadang merampas bijak hatiku
Sekali waktupun mungkin menggoyahkan pundi cintaku
Menetaskan setiaku .. menafikan engkau disana
Maafkanlah aku cepat ku kembali

Kualunkan rinduku .. selepas aku kembali pulang
Tak akan kulepaskan dekapku .. karena
Kutahu pasti aku merindukanmu
Seumur hidupku selama-lamanya

Kutautkan hatiku .. kuikrarkan janji ..
Kubawa pulang diriku hanya untukmu
Kusanjungkan mimpi-mimpi hangati malam
Rindu ini membakar hatiku Kuakan kembali pulang ..
Kuakan kembali pulang

Na .. na .. na ..

Aku ingin cepat kembali ..
Aku ingin cepat disampingmu ..

Lain Dunia

Kurasakan, kuterlena di putihnya nuansa
Yang kau lukis dalam pesona diri
Sisi batinku, sisi batinmu terpendam di alurnya
Tak ada tegur sapa antara kita

Media dunia membawa terbang tawa ceria
Teruraikan nada rasa
Terpendam dalam jiwa

Oooooh..., menarilah biar sejenak
Oooooh..., bernyanyilah bahagiakan hati

Bentangan jarak, meringkas khayal
Menggairahkan arti hidupku
Walau hatiku, hatimu takkan bertemu
Betapa mungkin dekat dirimu atau kukenali
Biarkan semua wajar adanya

Ooh..., menarilah biar sejenak
Ooh..., warnailah duniaku
Ooh..., bernyanyilah bahagiakan hati

Betapa mungkin dekat dirimu atau kukenali
Biarkan semua wajar adanya